fisika adalah cerita fisis bukan ringkasan materi

Saya tidak pernah suka dengan ringkasan materi fisika. Penjelasan Fisika tidak bisa dirangkum, tidak bisa diringkas, penjelasan Fisika hanya bisa dibuat lebih sederhana.

Kesedihan terbesar saya kalau berkunjung ke toko buku adalah banyaknya buku mengenai ringkasan materi Matematika, Fisika dan Kimia. Buku nya super tipis, isinya hanya penjelasan 1-2 kalimat lalu rumus yang diberi kotak. Bahkan dilengkapi dengan cara cepat menjawab soal.

Ilmu pengetahuan bukan hanya menjawab soal dengan benar, tapi pengertian mendalam tentang ilmu itu sendiri. Dalam sains, pengertian mendalam tentang bagaimana alam ini bekerja.

Berikut snapshot ringkasan Fisika dari suatu PDF mengenai gerak lurus.

Sangat ringkas, hanya 1 kalimat (bahkan ada yang tanpa kalimat) dan sebuah rumus yang diberi kotak agar siapapun yang membacanya dapat mengetahui bahwa rumus itu penting dan harus dihafal.

Berbeda dengan buku Fisika yang saya download tadi siang. Buku ini merupakan salah satu buku terbaik di pelajaran Fisika Universitas (tapi yang saya cermati di sini adalah bagian yang sesuai dengan kurikulum SMU), buku ini adalah Lectures on Physics, karangan Richard Feynman.

Lihatlah snapshot buku ini ketika “HANYA” menjelaskan tentang kelajuan (speed) :

penjelasan yang panjang diakhiri dengan formula (tanpa kotak) dari kelajuan

Total lima paragraf dengan ukuran huruf yang kecil, Feynman menjelaskan tentang kelajuan. Sungguh berbeda dengan ringkasan materi Fisika di gambar-gambar sebelumnya. Lima paragraf ini telah “dirangkum” menjadi satu formula.

lebih singkat bukan berarti lebih efektif.

Lima paragraf dalam buku menjelaskan tentang apa itu kelajuan, bukan hanya sekedar rumus v = s / t. Rumus terbentuk karena adanya pengamatan sehari-hari tentang proses fisis serta proses berpikir logis manusia. Ini yang harus diajarkan guru di sekolah.

Kira-kira begitu yang bisa saya kritisi mengenai rangkuman materi Fisika. Rangkuman materi bisa membawa siswa melewati ujian tanpa harus berpikir mendalam mengenai ilmu itu sendiri. Ini adalah musuh pendidikan kita saat ini.

Pembaca boleh setuju atau tidak dengan kritik saya terhadap rangkuman materi. Menurut saya Ini adalah salah satu kendala yang harus disiasati oleh para praktisi pendidikan yang hendak mengembalikan esensi dari pendidikan.

– be blessed –

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s