4 alasan siswa masuk kelas IPA

seorang siswa seharusnya belajar karena motivasi yang timbul dari dirinya sendiri

Bicara mengenai penjurusan ketika SMU yang sekarang dimulai ketika masuk ke kelas XI (bahkan ada yang di semester II ketika kelas X), kelas IPA menjadi favorit dari mayoritas siswa. Berdasarkan pengalaman saya, ada beberapa alasan/faktor yang mendasari kecenderungan ini :

  1. Keinginan yang berasal dari siswa itu sendiri
    Saya termasuk dalam kategori ini, saya memang menyukai pelajaran eksak, walau memang ketika kelas X dan XI silam nilai IPA saya tidak bagus-bagus amat. Ya cukuplah untuk masuk ke kelas XII IPA ketika itu, dan memang kriteria untuk masuk kelas XII IPA ketika itu tidak seketat sekarang. Saya juga banyak melihat banyak teman yang memang masuk kelas IPA karena kemauannya sendiri. Suatu motivasi yang timbul dari diri sendiri memang merupakan sumber motivasi yang paling baik untuk seorang pembelajar. Dan siswa yang masuk kategori ini akan bertahan di kelas IPA, mengukir prestasi dan berkuliah di bidang eksak. Alasan yang pertama ini adalah alasan terbaik untuk masuk kelas IPA.
  2. Adanya gengsi antar siswa
    Untuk kategori ini, keinginan memang berasal dari siswa itu sendiri. Namun keinginan ini berdasarkan gengsi dirinya dengan teman-temannya. Jadi, sebetulnya siswa ini tidak tahu apa yang sebenarnya dia inginkan. Dia hanya mengikuti arus (trend) yang terjadi di lingkungannya. Akibatnya, ketika masuk kelas IPA, siswa tersebut akan berprestasi rata-rata bahkan sulit mengikuti pelajaran. Segala sesuatu yang berdasarkan gengsi memang jelek ujung-ujungnya, hanya menghasilkan penyesalan.
  3. Gengsi antar sekolah
    Saya cenderung melihat sekolah di kota saya akhir-akhir ini beradu gengsi. Terkadang geli juga ketika melihat sekolah yang berpromosi berlebihan dimana-mana, bahkan mencari murid hingga ke jenjang dibawahnya (SMA ke SMP, atau SMP ke SD), karena menurut saya, kalau sekolah itu bagus, tentu diminati masyarakat dan sekolah itu tidak perlu berpromosi berlebihan. Nah, gengsi dari suatu sekolah (dalam hal ini SMU), biasanya diukur dari jumlah kelas IPA dibandingkan dengan kelas IPS. Bahkan ada yang bangga apabila sekolahnya hanya memiliki 1 kelas IPS dan 7 kelas IPA. Akibatnya, apabila terlalu melihat gengsi, kriteria nilai untuk masuk kelas IPA menjadi rendah sehingga siswa yang memiliki nilai kecil di pelajaran IPA pun bisa masuk. Akibatnya lagi, siswa tersebut akan tersiksa ketika belajar di kelas IPA.
  4. Keinginan dan gengsi orang tua
    Dari empat alasan seorang siswa masuk kelas IPA, alasan yang terakhir ini adalah alasan yang paling jahat, paling tidak masuk akal tapi sayangnya, dari pengamatan saya, ini adalah alasan terbesar seorang siswa masuk kelas IPA. Sering saya melihat orang tua yang berlebihan pada anaknya, menaruh suatu harapan yang memang terlihat baik, tapi malah menekan anak. Anak tersebut menjadi tersiksa dalam belajar, mengejar suatu target yang sebetulnya dia tidak suka. Ironis memang, tapi ini yang terjadi. Orang tua menekan anaknya agar bisa masuk kelas IPA, dengan harapan anaknya bisa berkuliah di jurusan dan perguruan tinggi favorit. Kalau alasan yang ini sich saya masih merasa suatu kewajaran, karena memang semua orang tua berharap anaknya bisa memberi kebanggan, walau memang menurut saya masih keliru dalam penerapannya. Namun, ada yang lebih membuat saya heran, adanya gengsi antar orang tua. Orang tua terlalu sering membanding-bandingkan anak mereka dari segi prestasi sekolah. Aneh, tapi ya memang terjadi.
Saya melihat anak sekolah sekarang, terlalu mendapat tekanan dari sana sini. Dari orang tua, sekolah, lingkungan dan diri sendiri. Padahal, semestinya mereka belajar karena sukacita dan bukan karena tekanan. Jangan sampai sekolah menjadi tempat yang mengerikan bagi mereka.
– be blessed –

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s