Tentang Ganesha 2 Academy

The whole purpose of education is to turn mirrors into windows.  – Sydney J. Harris

The beginning

Semuanya ini bermula dari kerinduan hati saya untuk turut serta dalam mengajar dan mendidik generasi muda di almamater saya, SMAN 2 Cimahi. Membantu para guru yang pernah atau pun tidak pernah mengajar saya selama SMA dulu untuk mencetak generasi baru bagi bangsa ini. Tujuan yang muluk-muluk memang, tapi itulah yang saya rindukan. Tujuan yang terdengar ambisius dan mengawang-ngawang ini telah menjadi bahan bakar bagi setiap aktivitas saya di SMAN 2 Cimahi.

Ketika itu tanggal 21 Juli 2011, 4 bulan setelah saya pulang dari Jepang, saya mengajukan proposal tentang “Komunitas Akademik SMAN 2 Cimahi”. Tujuan dari komunitas ini adalah menjaring sebanyak mungkin alumni, menularkan kerinduan hati ini agar para alumni kembali ke SMAN 2 Cimahi dan turut membantu para guru mencetak generasi penerus bangsa ini.

Latar belakang dari komunitas tersebut adalah saya pikir proses kemajuan SMAN 2 Cimahi harus dibantu oleh para alumni yang bersedia membantu dan membayar harga lebih untuk membantu guru-guru dalam proses pendidikan.

Saya percaya bahwa bangsa ini bisa memperbaiki “nasib”-nya melalui generasi muda, dan salah satunya generasi muda yang idealisme dan nasionalis tersebut akan lahir dari SMAN 2 Cimahi.

It’s not easy to start a change

Saya mengajak beberapa teman angkatan saya untuk membatu gerakan ini. Beberapa menyatakan bersedia, namun karena mereka sudah memiliki pekerjaan dan berkeluarga, mereka tidak bisa membantu banyak seperti saya.

Optimisme saya menjaring para alumni lama kelamaan luntur dan saya sempat putus asa karena hanya bekerja sendirian. Datang ke sekolah sendirian, menyerahkan sendiri beberapa materi ajar untuk mengajar guru.

Saya tidak bisa menyalahkan teman-teman angkatan saya, karena memang menurut saya beban mereka bukanlah untuk SMAN 2 Cimahi.

Kalau ingat masa-masa itu, rasanya ada banyak helaan nafas dan beberapa keluhan dalam diri ini. Saat itu semuanya terasa sulit, saya menjadi mahasiswa S3, harus belajar mata kuliah yang sulit-sulit sambil tetap sering berkunjung ke SMAN 2 Cimahi.

Untuk memulai sesuatu yang baru, menanamkan pola pikir pada orang lain, menjadi seorang pemimpin dari suatu gerakan yang baru bukanlah hal yang mudah. Dan mereka yang memulai pertama kali, memang seharusnya membayar harga lebih.

The new generation

Keinginan saya untuk menularkan semangat ini tetap ada. Tanggal 20 Desember 2011 saya mengadakan pertemuan kecil komunitas Ganesha 2. Sebetulnya komunitas ini adalah grup Facebook yang beranggotakan alumni SMAN 2 Cimahi yang berkuliah di ITB.

Grup ini dibentuk oleh angkatan 2007, angkatan yang berbeda 3 tahun dari saya. Sehingga dominan anggota grup ini saya tidak kenal. Kami hanya berinteraksi lewat Facebook untuk saling mengenal dan bertukar pikiran.

Kembali ke pertemuan pada bulan Desember 2011, pertemuan itu sebetulnya hanyalah untuk bersilaturahmi dan ada beberapa topik yang saya agendakan. Yang menjadi topik utama sebetulnya adalah mengenai program kakak asuh dari Ikatan Alumni SMAN 2 Cimahi.

Puji Tuhan ada banyak alumni yang hendak membantu menjadi kakak asuh. Sekitar 22 anggota Ganesha 2 bersedia membantu 2 adik asuh dalam pembayaran SPP setiap bulannya selama 6 bulan.

Agenda lainnya adalah mengenai e-learning. Saya mengajak mereka untuk menyumbang materi ajar di SMAN 2 Cimahi dalam sistem e-learning. Lalu ada seorang alumni angkatan 2011 yang mencetuskan ide untuk mengajar langsung saja di SMAN 2 Cimahi.

Ketika itu pun saya lalu berpikir bahwa ini adalah ide yang sangat bagus. Memfasilitasi mereka yang tidak mahir membuat materi ajar tapi ingin mengajar langsung. Pembicaraan pun berlanjut dengan rencana membuka kelas tutorial bagi para siswa SMAN 2 Cimahi.

Sehabis pertemuan, saya merasa senang dengan sambutan para adik angkatan saya. Ternyata mereka punya rasa memiliki terhadap SMAN 2 Cimahi dan punya keinginan untuk membantu pendidikan di SMAN 2 Cimahi.

The proposal

Awal Januari ketika semester 2 tahun ajaran 2011/2012 hendak dimulai, saya mengajukan proposal singkat tentang kelas tutorial ini. Saya tidak mau menggunakan kosakata “bimbingan belajar”, karena konotasinya adalah bimbingan belajar di luar sana yang hanya menjadikan siswa-siswi SMAN 2 Cimahi sebagai komoditi pasar mereka.

Kelas tutorial ini harus berbeda, pertama harus gratis bagi siswa-siswi SMAN 2 Cimahi dan yang kedua harus berkualitas bahkan kalau bisa melebihi kualitas di bimbingan belajar di luar sana.

Mungkin terdengar ambisius, tapi itulah target saya untuk kelas tutorial ini.

Saya mengajukan proposal ini melalui Wakasek Humas, Bapak Sumarso dan Wakasek Akademik, Ibu Sriningsih. Sambutan mereka sangat baik dan tidak perlu menunggu lama merealisasikan kelas tutorial ini.

Target awal dari kelas ini adalah kelas XII untuk persiapan UN dan SNMPTN.

Logo Ganesha 2 Academy

The appreciation

Awalnya saya kira peminat untuk kelas ini akan sedikit. Saya hanya menyebaran leaflet dan pihak sekolah mengumumkan di upacara bendera hari Senin.

Tapi perkiraan saya salah, setelah upacara bendera Ibu Sriningsih menelepon saya (biasanya beliau hanya SMS) dan berkata bahwa sambutannya sangat banyak. 215 siswa berminat mengikuti kelas ini. Jumlah itu adalah 2/3 dari keseluruhan siswa.

Satu sisi saya merasa senang, sisi lainnya saya kebingungan karena harus mencari banyak tutor dari Ganesha 2 untuk mengajar setiap hari Sabtu.

Terlepas daripada itu, semua hal mesti disyukuri, baik dari siswa siswi SMAN 2 Cimahi dan para tutor dari Ganesha 2.

So, what next?

Hari ini, Sabtu 28 Januari adalah sesi yang kedua kalinya kelas tutorial. Sesi pertama minggu lalu kami selenggarakan pre-test untuk mengetahui kemampuan anak-anak SMAN 2 Cimahi pada beberapa pelajaran.

Para tutor pun banyak yang bisa hadir, dan mendapat bantuan juga dari alumni yang berkuliah di UPI dan seorang teman yang membantu kelas Biologi yang bukan merupakan alumni SMAN 2 Cimahi.

Saya bersyukur untuk antusiasme anak-anak SMAN 2 Cimahi dan para tutor, saya berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan di SMAN 2 Cimahi dan membuat suatu gerakan yang berkelanjutan.

Saya selalu tekankan kepada para tutor bahwa kita harus berbeda dari alumni SMAN 2 yang lainnya, kita harus bisa berbuat lebih kepada almamater yang sudah mendidik kita, memberi perbedaan yang signifikan dan memberikan senyuman kepada adik-adik kita saat mereka mengerti yang kita ajarkan.

Kutipan di awal blog post ini adalah tentang pendidikan yang mengubah jendela menjadi cermin, maksudnya pendidikan semestinya bisa memberikan wawasan dan bukan hanya terfokus pada diri sendiri kepada para murid.

Itulah yang ingin kami tekankan kepada para siswa siswi SMAN 2 Cimahi, dengan mereka melihat kami, kakak-kakak mereka yang sedang berkuliah di ITB, kami harap mereka dapat lebih termotivasi untuk belajar.

Biarlah kelas tutorial Ganesha 2 Academy ini dapat menjadi permulaan yang baik bagi kontribusi alumni untuk SMAN 2 Cimahi.

– be blessed

3 thoughts on “Tentang Ganesha 2 Academy

  1. tetep semangat kang tian,
    saya jadi inget kata2nya pak ramli yg intinya
    ‘ baru nemu alumni yang penuh dedikasi seperti anda’
    semoga semua harapan dan tujuannya bisa terwujud

  2. Pingback: ganesha 2 academy, batch 2: 2012-2013 « My Ph.D Life

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s