europe, then what ?

Image

one solution leads to another problem

Tak terasa, kurang dari 2 atau 3 bulan ke depan, saya sudah berada di Eropa, mengejar gelar Ph.D di Calais, Perancis. Proses panjang yang terkadang membuat saya lelah, capek, frustasi serta menguras uang dan tenaga telah berhasil saya lewati.

Well, seharusnya saya merasa senang, bukan? Ya, saya senang ketika mendapat pengumuman bahwa saya adalah salah seorang dari 52 mahasiswa yang akan berangkat tahun 2012 ini.

Tapi beberapa hari belakangan saya merasa ada yang aneh dengan perasaan itu, perasaan nya menjadi berubah, dari perasaan senang menjadi takut, gelisah dan perasaan negatif lainnya. Bisa dibilang saya menjadi kehilangan semangat untuk pergi ke Eropa. Saya adalah orang yang sedikit melankolis, dan sebetulnya saya benci kalau sisi diri saya ini muncul.

Pertanyaan saya sekarang adalah: Europe, then what ?

Ya, mungkin ini adalah perasaan yang wajar, dimana saya sedang kehilangan motivasi dan alasan, mengapa saya harus ke Eropa? atau bahkan pertanyaan yang lebih besar lagi, mengapa harus belajar sampai S3 / Ph.D ?

Saya rasa, saya kehilangan alasan karena belakangan, saya sedang menghadapi begitu banyak persoalan administrasi yang membuat saya jenuh. Rasanya kali terakhir saya berkonsentrasi pada riset adalah 3 minggu yang lalu, ketika sedang riset di Jepang.

Well, maybe it is normal for me… I should listen to myself and connecting the dots for what on earth I am living for?

– be blessed

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s