5 resolusi di tahun ajaran baru

two years passed so quickly… another two years to go…

Tak terasa dua tahun riset S3 sudah berlalu. Rasanya baru kemarin melewati ujian kualifikasi dan menyiapkan proposal riset. Rasanya baru kemarin juga seleksi beasiswa Indonesia-Perancis. Rasanya baru kemarin juga tiba di negeri Napoleon ini.

Kalau melihat ke belakang, saya bersyukur semua nya bisa terlewati dengan lancar (bukan berarti tanpa masalah lhoo…). Walau, kalau boleh jujur saya kurang puas dengan apa yang sudah saya capai. Saya tahu semestinya saya bisa berbuat lebih baik daripada masa dua tahun tersebut.

Oleh karena itu, setelah liburan musim panas kemarin saya berkomitmen untuk mengubah beberapa hal yang kebanyakan merupakan kebiasaan buruk. Rasanya kebiasaan buruk ini menjadi kerikil kecil bagi kehidupan saya secara keseluruhan.

Kita menyebutnya sebagai “resolusi”, yang paling populer mungkin adalah “resolusi tahun baru” dimana kita membuat daftar komitmen yang hendak kita lakukan di tahun yang akan baru. Ya, mungkin kalau untuk mahasiswa, momen yang lebih tepat adalah di tahun ajaran baru.

So, saya membuat 5 buah resolusi yang sampai saat ini sudah 10 hari saya lakukan. Tiga yang pertama berkaitan dengan kehidupan pribadi, sementara dua lainnya berkaitan dengan akademik. Saya juga berbagi mengenai manfaat dari kebiasaan baru ini setidaknya selama 10 hari saya menjalaninya.

Mengurangi kopi dan memperbanyak minum air putih

health is the best investment

Honestly, I don’t take care well of my body. Saya suka ngopi, rata-rata dalam sehari mungkin bisa 3-4 cangkir. Memang sih, kopi membuat kita menjadi lebih alert dan lebih konsentrasi tapi kalau terlalu banyak ya ga baik juga. Selain itu, saya kurang minum air putih, indikasinya terlihat dari air kencing yang warnanya cukup pekat. Well, mungkin kebiasaan buruk ini cukup menyiksa ginjal, apalagi seringkali saya begadang hingga lewat tengah malam.

So, di tahun ajaran baru saya membatasi kopi hingga maksimal dua cangkir/hari. Selain itu saya minum lebih banyak air mineral. Selama 10 hari ini, stok kopi menjadi cukup awet dan jumlah botol minuman bekas air mineral menjadi bertambah.

Manfaat yang saya dapat selama sepuluh hari ini adalah istirahat malam yang cukup. Saya menjadi lebih cepat mengantuk, sekitar pukul 10 atau 11 yang biasanya jam tidur saya adalah lewat tengah malam. Hal ini berakibat pada bangun pagi yang lebih awal. Saya juga bangun dengan keadaan yang lebih segar. Dengan demikian saya sempat bikin sarapan (yang biasanya saya lewat karena bangun agak siang) dan datang ke universitas dengan keadaan yang prima.

Berolahraga dan istirahat dengan teratur

simple jogging is enough to keep healthy

Selama di Indonesia, satu-satunya olahraga yang saya jalani adalah bermain futsal. Setidaknya dua minggu sekali deh saya sempatkan main. Nah, selama tinggal di sini, saya tidak punya komunitas olahraga tersebut. Alhasil, saya sangat jarang berolahraga. Pernah sih sekali dua kali (dalam 7 bulan lhoo) saya jogging tapi ya itu kayaknya ga cukup juga.

Nah, sekarang selama sepuluh hari, saya sudah jogging dua kali. Ya, ga jauh-jauh juga, mungkin hanya sekitar 4 Km tapi itu cukup membuat badan terasa enak.

Lebih rapih dan bersih di kamar

When you feel at home, you will accomplish more and have a good rest 

Saya tinggal di kamar sewaan dengan dapur dan kamar mandi di luar; berbagi (shared) dengan tetangga yang lain. sebelumnya saya kurang apik dalam merawat kamar ini. Kebiasaan buruk saya adalah tidak menaruh barang di tempatnya (sehingga kalau nyari akan sulit), menumpuk piring dan gelas kotor, tidak rutin membersihkan kamar dan tidak rutin merapihkan meja belajar. Hasilnya, setiap pulang dari kampus ya bawaannya jadi males ngapa-ngapain. Inginnya hanya tidur-tiduran dan internetan. Semua pekerjaan rumah itu saya kerjakan di akhir pekan (itu pun kalau niat dan inget).

Nah, sekarang saya mencoba membiasakan diri untuk lebih rutin membersikan dan merapihkan kamar, langsung nyuci piring dan gelas kotor dan menaruh barang di tempatnya. Hasilnya, ketika pulang dari kampus, saya merasa nyaman di rumah dan karena meja belajar rapih, saya jadi ada mood untuk baca dan nulis blog (kayak sekarang). 

Mengatur file di laptop dengan rapih dan sistematis

chemictry’s periodic system and biology’s classification system are examples on how people arrange their life

Kebiasaan buruk saya yang lain adalah mengunduh file referensi jurnal dan menumpuk semuanya di folder “download”. Saya juga kadang malas untuk mengganti nama file menjadi nama yang lebih mudah untuk dicari di kemudian hari. Selain itu, saya juga lupa untuk mengklasifikasi file referensi tersebut ke dalam directory dan sub-directory. Hasilnya ya dapat ditebak, kadang saya jadi lupa membaca file penting tersebut (karena sudah tidak ingat) dan kalaupun ingat, saya jadi sulit nyari file-nya. 

Sekarang, saya membiasakan diri mengelompokan referensi berdasarkan topiknya secara langsung setelah diunduh. Lalu, dengan bantuan software Mendeley, referensi yang saya kumpulkan menjadi sistematis.

Saya anjurkan software tersebut bagi teman-teman yang sedang melakukan riset. It is really useful and easy to use.

Mulai nyicil nulis disertasi

divide the long document into manageable pieces

Disertasi memang dikumpulkan dua tahun lagi, tapi ya harus dimulai dari sekarang. Disertasi merupakan uraian keseluruhan yang kita lakukan selama studi S3, dan tentu saja jumlah halamannya akan sangat banyak. So, saya bertekad untuk nyicil disertasi dengan menulis dasar teori dan beberapa penelitian dan data yang sudah saya lakukan.

Kebiasaan ini bermanfaat banget buat saya, salah satunya adalah menambah jam terbang menulis. Selain itu, saya bisa langsung menulis hasil penelitian dengan format yang formal setelah penelitian selesai dilakukan. Hal ini mencegah kita “lupa” di kemudian hari ketika deadline sudah di depan mata.

Harapan untuk dua tahun mendatang

Saya berharap bisa menyelesaikan studi S3 dengan perasaan puas. Semoga kebiasaan baru ini bisa menjadi katalis untuk dua tahun mendatang dan semoga tulisan ini juga bermanfaat bagi teman-teman.

– be blessed

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s